Mencari Jejak Masjid Wiryonegaran Kalikuning


Majelis Klaten - Kalikuning, saat ini merupakan dua padukuhan, yang pertama dimasukkan ke dalam wilayah Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten. Kedua dimasukkan ke wilayah Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Klaten.

Pada tahun 1920 Masehi, Belanda pernah menandai di wilayah Kalikuning yang ikut Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah terdapat masjid tua. Keberadaan masjid tua tersebut berada di kompleks pemakaman Wiryonegoran.

Mengenai Wiryonegoro, siapakah beliau ini? Masyarakat mempercayai Wiryonegoro merupakan salah satu Bupati di Kabupaten Klaten. Nama Wiryonegoro pernah tercatat dalam Surat dari Kanjeng Raden Adipati Sasradiningrat tertanggal 1 September 1832 atau 5 Rabiyulakhir 1760 Be. Kepada Mas Tumenggung Mertanegara dan Mas Tumenggung Manggunnegara dari Kalathen. Dan Mas Tumenggung Wiryanegara di Candhi Sewu.

Secara silsilah, Wiryonegoro merupakan keturunan Sultan Syah Alam Akbar Al Fatah (Raden Patah) dari Demak dan Patih Nerangkusumo yang merupakan keturunan Sunan Giri dan Sunan Pandanaran ing Tembayat lewat Panembahan Agung ing Kajoran.

Kembali tentang keberadaan masjid tua tadi. Masyarakat menuturkan bahwa Masjid tua Wiryonegoran Kalikuning pada masa kemerdekaan pernah dibom oleh Belanda. Sehingga bangunan masjid rusak parah. Jejak yang tersisa adalah keberadaan sumur tua, yang berada di utara posisi masjid lama.

0 Komentar