Masjid Merbung dan Jejak Perjuangan Setiap Zaman

Majelis Klaten - Merbung, kadang ditulis Marbung atau Marebung tercatat memiliki jejak sejarah. Sejak zaman Hindu-Buddha, di Merbung telah ditemukan beberapa situs, seperti: Yoni berukuran besar, Nandi dan lainnya.

Dalam Babad Tanah Jawi, Babad Giyanti dan Babad Sengkala, Merbung menjadi markas era Perang antara Pangeran Mangkubumi, R.M Said atau Pangeran Sambernyawa melawan Belanda.

Merbung, yang sekarang masuk wilayah Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten juga terdapat masjid tua. Belanda di tahun 1920an Masehi memetakannya dengan nama Duren, sekarang bernama Tegal Duren.

Bangunan masjid ini benar-benar baru. Pernah mengalami beberapa renovasi walaupun tidak merubah bentuk aslinya. Ukuran masjid diperbesar, sudah tidak terliha mustaka atau mahkota masjid, cagak papat atau empat tiang masjid, bedug sudah tidak ada dan pawestren masih ada tetapi tidak digunakan.

Namun, dahulu sekitar masjid terdapat Pohon Tanjung, Pohon Bidara dan Pohon Kemuning. Tradisi yang masih lestari adalah Sadranan. Sedangkan corak nisan tua di pemakaman tua sana didominasi kijing nisan khas Bayatan.

0 Komentar